Connect with us

pengetahuan

Menggemparkan; Inilah Wajah Sebenar Fir4un Hasil Teknologi Canggih ICT

Published

on

Menggemparkan; Inilah Wajah Sebenar Fir4un Hasil Teknologi Canggih ICT

Inilah hasil reka-ulang komputer mengenai wajah Fir’aun (menurut para ahli sejarah, perbandingan agama, arkeologi, dsb., maka dia adalah Fir’aun – raja Mesir – yang bernama Maneptah), si kaf1r mus0h Rasulullah Musa ‘alaihis salaam dan nabi Harun ‘alaihis salaam yang memimpin kaum yang berimaan di masa itu.

Setelah pemindahan jas4dnya, yang ditemukan manusia setelah ribuan tahun mat1nya. Nampak jelas wajah fir’aun dalam keadaan utuh. Kekaguman yang pantas bukan terhadap Information-Communictaion Technology atau Computer Technology dan pelakunya yang dapat menghasilkan ini, tetapi kepada ALLAAH, Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengutus 124,000 nabi sejak awal jaman, melalui firmanNya, yang jelas menegaskan bahwa sosok-jas4d thoghut ini akan ditemukan. dan menjadi peringatan. Dan bahwa ALAAH lah yang memungkinkan teknologi ini ada, kini.

Simak:

” فَالْيَوْمَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ لِمَنْ خَلْفَكَ آيَةً ۚ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ النَّاسِ عَنْ آيَاتِنَا لَغَافِلُونَ

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. (Al Qur’aan surah Yunus ayat 92)

Sungguh ada hikmah besar tentang jasad fir’aun yang telah ditemukan dan masih tetap utuh, sesuai janjiNya, agar kita semua, in syaa Allaah, dapat mengambil pelajaran.

Penjelasan lanjut (Tafsir):

(Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu) Yakni jasadmu yang telah tak bernyawa. Fir’aun akhirnya terdampar di tepi laut dalam keadaan m4ti sehingga orang-orang dapat menyaksikannya.ً (supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu)…

Yakni pelajaran yang dapat diambil ibrahnya oleh orang-orang generasi selanjutnya apabila mereka mendengarnya, sehingga mereka dapat berhati-hati dari sifat s0mbong dan semena-mena serta durh4ka kepada Allah, dan agar mereka mengetahui keb0hongan Fir’aun yang mengaku sebagai tuhan yang maha tinggi…

Maka inilah jas4dnya yang terdampar tanpa nyaw4 di tepi laut (lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami) Yakni mereka lalai dari tanda-tanda yang menjadikan manusia berfikir dan mengambil pelajaran serta membangunkan mereka dari kelalaian.

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta’dzhim al-Qur’an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur’an Universitas Islam Madinah.

Sumber:sepitbiru

Apa kata anda?Dah baca sila share,like dan komen ya.Terima kasih

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending